Total Tayangan Halaman

Selasa, 27 Desember 2011

Harga Daging Naik, Pedagang Mulai Panik


SURABAYA - Seorang pedagang sapi di pasar Keputran, H. Romlah, mengatakan, semua jenis daging sapi naik Rp 1.000. Kenaikan tersebut dipicu oleh kenaikan harga di tingkat produsen. Apalagi, lanjutnya, mendekati hari libur semua bahan pokok akan naik karena permintaan yang semakin tinggi dan pasokan yang berkurang. 



“Naiknya sudah seminggu yang lalu sebesar Rp 1.000 per kg. Harga daging yang paling bagus naik dari harga Rp 58.000 per kg menjadi Rp 59.000 per kg. Kemungkinan minggu kedua ini akan naik lagi,”ungkapnya, Jumat (23/12).

Menurut H Romlah, menjelang natal dan tahun baru, ia memperkirakan kenaikannya bisa mencapai Rp 5.000 bahkan lebih. Dengan naiknya harga daging, ia merasa dagangannya bertambah sepi dari pembeli.

“Masih sepi aja, mulai tadi malam hingga pagi ini saya cuma bisa menjual tidak lebih dari 25 kg. Padahal tahun lalu, dalam sehari saya bisa menjual 30 kg daging lebih,”keluhnya.

Di pasar keputran, harga rata-rata daging sapi antara Rp 47.000 per kg sampai Rp 60.000 per kg dan mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000. Untuk daging sapi jenis rawon dari harga Rp 47.000 per kg naik menjadi Rp 48.000 per kg. Harga daging yang paling bagus naik dari Rp 58.000 per kg menjadi Rp 59.000 per kg. Dan daging yang nomor 2 dari harga Rp 55.000 per kg menjadi Rp 56.000 per kg.


Sementara itu, harga daging ayam di pasar Keputran juga mengalami kenaikan. Menurut salah satu pedagang daging ayam, Pardi, harga daging ayam semula Rp 20.000 per kg kemudian naik menjadi Rp 22.000 per kg. Dia mengakui kenaikannya sudah hampir sebulan lalu. Meskipun naik, Pardi menyatakan ada tambahan permintaan daging ayam menjelang akhir tahun.

“Sudah ada tanda-tanda ramai. Ini masih belum seberapa. Kalau mendekati hari H pelanggan saya akan semakin banyak,”tuturnya.

Pardi menambahkan, dalam sehari ia bisa menghabiskan 50 sampai 100 ekor lebih. Satu ekor daging ayam setelah dikeluarkan isi perutnya ia jual Rp 35.000, berbeda dengan dagingnya yang ia jual Rp 22.000 per kg. merlin primalia datu (10.31.3657)

Minggu, 04 Desember 2011

about me

 Aku anak ke dua dari lima bersaudara. Tak banyak hal yang dapat di banggakan dari dalam diriku. Terlahir sebagai sosok perempuan yang pada akhirnya dituntut dengan kondisi yang mencekam ku, yang menjadikan ku bagai seorang lelaki. Aku seperti lelaki. Tapi, aku bukan lelaki. 
22 tahun silam aku menatap dunia yang awalnya kurasa begitu indah. Namun itu hanya sebuah narasi buku atau dongeng sebelum tidur. Hidup itu sangat kejam.. bagai ujung belati bagiku. kenapa? karena, Bukan sebuah belati yang Jahat, tapi Siapa yang memegangnya dan menjadikannya Jahat. 
Tangisku tak dapat merubah hidup ku. Keringat ku tak cukup membuat orang tua ku tersenyum. dan langkah ku tak seperti melodi pada lagu cinta. 
Hampa dan gelap yang kujalani setelah aku semakin terjerumus dan terjerembab dalam hal yang membuat ku semakin terpuruk tanpa ampun.
Siapa?? Siapa yang akan membuat ku bangkit kembali? Siapa yang dapat kembalikan hidup ku lagi?
tak banyak yang kupinta. Aku hanya ingin kembalikan orang tua ku seperti beliau mengumandangkan adzan di telingaku waktu itu.
terkadang aku merasa tak sanggup berjalan dengan likuan seperti ini.  aku tak  dapat bersabar atas pandangan orang-orang terhadapku. sepi, sedih dan kekecewaan yang menghiasi album hidupku. Ma,... Engkau pergi saat aku berhasil merebut hati mu dan melukis senyum indah yang tak ku lupa itu. Pa,... engkau menghantam perih hatiku saat aku belajar berdiri dari kondisi yang menyakitkan kita. Kak,.. engkau menjadi lupa dengan saudaramu disaat aku menoleh ke arah matamu yang jua kosong.  
kelakuan ku mungkin hanya masalah bagi kalian.tapi jika nanti aku mati...
maka kalian akan paham.. bahwa kelakuan ku semata hanya menunjukkan rasa kecewa ku yang terbungkam. aku bukan orang jahat. tapi aku hanya orang yang mendadak asing di  mata kalian.bukan aku yang menjadikan jauh... tapi keadaan kita yang menjadikan kita belenggu,.